Skip to main content

Macam- Macam Model Pembelajaran kooperatif Parts 1

Selamat Siang Pembaca yang Budiman

Pada Kesempatan kali ini admin akan membahas tentang model-model pembelajaran. Mungkin sudah banyak artikel yang membahas tentang pembelajaran, namun karena banyak teman yang merequest pada admin untuk mengulas topik tersebut maka admin dengan berat hati mengabulkannya , hehe.

Rasanya tidak perlu bertele-tele lagi, admin akan lagsung bahas saja, berikut ulasannya:


  • Landasan Hukum

Landasan Hukum, dalam Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 pasal 19 disebutkan " Proses Pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenagkan, menantang, memotivasi peserta didikuntuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik." Nah dari bunyi pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap peoses pembelajaran haruslah diselenggarakan dengan melibatkan siswa secara penuh sebagai subjek belajar bukan sebagai objek pembelajaran. maka dari itu Model pembelajaran haruslah dapat membuat siswa didik menjadi termotivasi untuk aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan.

Setiap Guru harusnya dapat menguasai dan dapat menerapkan berbagai strategi pemblajaran yang meliputi pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran secara spesifik karena penguasaan model pembelajaran akan sangat mempengaruhi keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran.


  • Pengertian

Selanjutnya apa yang dimaksud dengan model pembelajaran itu? nah sebetulnya banyak sekali definisi tentang model pembelajaran, baik oleh para ahli maupun pakar pendidikan. namun kali ini admin akan memberikan definisi menurut admin, Jadi model pembelajaran merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru di depan kelas. jadi model pembelajaran itu mirip dengan yang disebut skenario dalam sebuah proses pembuatan film.

Adakah model pembeajaran yang paling efektif untuk semua mata pelajaran?
Tentu tidak ada model pembelajaran yang paling efektif untuk semua mata pelajaran atau semua materi, hal ini dikarenakan ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih model pembelajaran yang efektif, berikut pertimbangannya:

  1. Tujuan pembelajaran
  2. Sifat materi pembelajaran
  3. Ketersediaan fasilitas
  4. Kondisi Peserta didik
  5. Alokasi waktu yang tersedia


  • Ciri-ciri model pebelajaran yang baik


  1. Adanya keterlibatan secara intelektual-emosional peserta didik melalui kegiatan mengalami, menganalisis, berbuat, dan pembentukan sikap.
  2. Adanya keikutsertaan peserta didik secara aktif dan kreatif selama pelaksanaan model pembelajaran
  3. Guru bertindak sebagai fasilitator, koordinator, mediator, dan motivator, kegiatan pembelajaran peserta didik
  4. penggunaan berbagai metode, alat dan media pembelajaran
berikut adalah macam-macam model pembelajaran yang dianggap efektif dan sering dipakai:

  • Example Non Example
  1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran
  2. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP
  3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada peserta didik untuk memperhatikan dan menganalisis gambar
  4. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang peserta didik, hasil diskusi dari analisis gambar tersebut dicatat pada lembar kerja
  5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya.
  6. Mulai dari komentar/ Hasil diskusi peserta didik, Guru mulai menjelaskan meteri sesuai tujuan yang ingin dicapai.
  7. Siswa diminta membuat kesimpulan pembelajaran.
  • Numbered Heads Together
  1. Peserta didik dibagi dalam kelompok, setiap peserta didik dalam setiap kelompok mendapat nomor
  2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya.
  3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastika setiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/ mengetahui jawabannya.
  4. Guru memanggil salah satu nomor peserta didik dan peserta didik yang nomornya dipanggil melaporkan hasil kerjasama diskusi kelompoknya.
  5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain, dst
  6. Siswa diminta untuk membuat kesimpulan pembelajaran

Demikian artikel tentang Macam- Macam Model Pembelajaran kooperatif Parts 1 ini admin bahas. tapi ini belum selesai dibahas . kelanjutan pembahasannya akan dibahas pada artikel Macam- Macam Model Pembelajaran kooperatif Part 2. Terima kasih
Salam Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Menguatkan IT Guru, Dengan Diklat Daring KGMD

Semangat pagi Bapak/ Ibu Guru dan Pembaca yang budiman, Pada Kesempatan kali ini penulis akan memberikan sebuah informasi yang sangat bermanfaat terutama bagi para guru yang ingin meningkatkan kemampuan dan keprofesionalitasannya dalam pembelajaran dikelas. Berikut saya sampaikan informasinya, silahkan diseimak dengan baik pembaca yang budiman. Dalam rangka memperingati Harui Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 (17 Agustus 2018), Lembaga Pendidikan dan pelatihan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Balai Insan Cendekia (LPP-BIC) bekerjasama dengan Komunitas Guru Masa Depan (KGMD) untuk melaksanakan kegiatan Diklat ICT for Professional Teachers “Buku Digital Berbasis Ncesoft Flip Book Maker ” yang ditujukan untuk seluruh guru Indonesia dalam peningkatan kompetensi guru Indonesia.             Tujuan Utama dari kegiatan ini adalah memberikan peningkatan kompetensi para Guru di Indonesia khususnya d...

Cara Membuat Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) PNS Terbaru

S elamat malam Bapak ibu guru sekalian semoga senaniasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas negara untuk mendidik anak didik kita. Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan contoh format Daftar Usulan Penetapan Angka Kre dit (DUPAK). Biasanya para PNS Struktural akan diminta membuat dan mengusulkan DUPAK sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat. Ternyata baru-baru ini, Guru sebagai jabatan fungsional juga diwajibkan untuk membuat DUPAK juga jika menginginkan kenaikan pangkat, tentu beserta kenaikan gaji juga, hehe... nah bagi yang sudah biasa membuatnya, maka tak ada masalah lagi karena bisa dengan mudah menyusunnya dan melengkapi dengan lampiran-lampiran yang dibutuhkan untuk pengusulan kenaikan pangkat. Nah, sebelum kita lanjutkan pembahasannya, kita mesti paham dulu apa itu  Penetapan Angka Kredit? jadi berdasarkan PermennegPan No. 16 Tahun 2009,  Penetapan Angka Kredit itu ialah pengajuan angka kredit atas kinerja PNS untuk pengembangan karir bagi ...

Kesatria di Daerah Terdepan

Kesatria di Daerah Terdepan Terhitung sejak tahun 2011, pemerintah membuat gebrakan dalam bidang pendidikan yakni Sarjana Mendidik di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan tertinggal). program ini merupakan jawaban atas berbagai masalah pendidikan di Indonesia, khususnya ketiadaan guru di daerah 3T. Tak kurang dari 2400 sarjana yang telah terpilih melalui tes dan penempaan diberangkatkan dengan misi nan mulia yakni menepati janji kemerdekaan Indonesia tentang mencerdaskan kehidupan Bangsa. Dari sekian "pahlawan pendidikan" tersebut, kali ini akan admin tampilkan salah satu diantaranya, yakni Aran Satria. Lahir di Padang pada Januari 1990 ini memang sosok yang begitu santun dan bersahaja namun sangat berkarakter. Dari arti namanya saja Aran (Anak Rantau) dan Satria (Pahlawan), sudah seakan akan menunjukkan takdirnya untuk menjadi salah satu pahlawan pendidikan di pelosok nusantara. Aran Satria di kalangan masyarakat Ruteng Nusa Tenggara Timur, memang dikenal sebagai so...